Dr. Kolonel. CHk. Irman Putra Sampaikan Orasi Ilmiah di Wisuda STIA NUSA Kerinci: Dorong Lulusan Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

  Sungai Penuh, Arunikanews, – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) NUSA Kerinci menyelenggarakan upacara wisuda ke-XIX yang meriah. Acar...

 

Sungai Penuh, Arunikanews, – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) NUSA Kerinci menyelenggarakan upacara wisuda ke-XIX yang meriah. Acara wisuda bertempat di GOR Eks Kantor Bupati, Sungai Penuh. Puncak acara diisi dengan orasi ilmiah inspiratif yang disampaikan oleh Dr. Kolonel. CHk. Irman Putra, S.Fil. SH. MH. Dalam orasinya, beliau mengangkat tema krusial "Membangun Potensi Daerah Menuju Indonesia Emas 2045", menyerukan kepada para lulusan sarjana untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan global dan domestik yang semakin kompleks.

Dr. Kolonel Irman Putra menyoroti beberapa poin kunci yang harus dipahami dan dihadapi oleh wisudawan saat memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Tantangan dan Peluang di Era Modern

1. Dinamika Ekonomi dan Dampaknya Beliau mengingatkan bahwa tantangan ekonomi saat ini sangat berat, ditandai dengan ancaman deflasi, penurunan daya beli, dan potensi PHK massal. Situasi ini secara langsung berdampak signifikan pada peluang kerja bagi para lulusan sarjana yang baru.

2. Gempuran Revolusi Industri 4.0. Orasi ini juga menekankan bahwa Revolusi Industri 4.0 dan kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan Internet of Things (IoT) membawa perubahan fundamental dalam lanskap dunia kerja. Lulusan harus siap beradaptasi dengan disrupsi teknologi ini.

3. Tuntutan Perspektif Global Ketidakstabilan situasi geopolitik global menuntut para lulusan untuk tidak hanya berpikir lokal, tetapi juga memiliki perspektif global dan kesiapan untuk berkontribusi melampaui batas wilayah Indonesia dalam berbagai sektor.

Untuk menanggapi tantangan tersebut, Dr. Kolonel Irman Putra menggarisbawahi beberapa kualitas penting yang wajib dimiliki oleh setiap sarjana:

1. Adaptabilitas dan Pembelajaran Berkelanjutan : Lulusan sarjana harus menjadi pribadi yang adaptif, fleksibel, dan yang terpenting, memiliki kemampuan untuk belajar dan melupakan (ability to learn and unlearn) pengetahuan yang usang, demi terus relevan di masa depan.

2. Penguasaan 4C : Beliau menegaskan bahwa 4C—yaitu Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration—adalah kunci kompetensi yang harus dikuasai untuk bersaing secara efektif di dunia modern.

Mengakhiri orasinya, Dr. Kolonel Irman Putra mengingatkan para wisudawan akan tanggung jawab moral mereka yang lebih besar.

"Mahasiswa, dan kini lulusan sarjana, mengemban tanggung jawab moral sebagai agen perubahan (agent of change)," tegasnya. "Tanggung jawab ini tidak hanya berhenti untuk kemajuan diri sendiri, tetapi harus dimanfaatkan secara penuh untuk kemajuan masyarakat dan bangsa menuju cita-cita Indonesia Emas 2045". Sabtu, (06/12/2025).

Orasi ilmiah ini diharapkan dapat menjadi bekal dan motivasi bagi seluruh wisudawan STIA NUSA Kerinci dalam meniti karier dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan negara. (NA)

Related

News 4307061614217723967

Terbaru

Hot in week

Komentar

Arsip Blog

item